Senin, 01 Dec 2025
Suara Kobeng | Aspirasi, Berani dan Aksi
Pemuda Muhammadiyah Kota Bengawan Gelar Riding Entrepreneur dan Belajar Usaha Susu Sapi di Boyolali
Penulis: Admin
Liburan - 03 Nov 2025 - Views: 60
image empty
Hamdan

Surakarta – Pemuda Muhammadiyah Cabang Kota Bengawan (PCPM Kobeng) kembali menunjukkan semangat produktif dan kreatif melalui kegiatan Riding Entrepreneur, yang digelar pada 1–2 November 2025 di Desa Jemowo, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini menjadi ajang sinergi antara silaturahim, pembelajaran kewirausahaan, dan aksi sosial bagi kader muda Muhammadiyah.

Dengan mengusung semangat “berjuang di jalan dakwah sekaligus berdaya secara ekonomi”, puluhan kader Pemuda Muhammadiyah Kobeng melakukan perjalanan bersama menggunakan sepeda motor menuju lokasi peternakan sapi perah di lereng Merapi tersebut. Suasana kebersamaan tampak hangat sejak pemberangkatan, rombongan berjalan mengendarai dengan tertib sambil membawa semangat belajar dan berbagi.

Sesampainya di Desa Jemowo, para peserta disambut hangat oleh para pelaku usaha susu sapi perah setempat. Malam itu diisi dengan sesi diskusi inspiratif seputar dunia wirausaha peternakan, mulai dari proses pemerahan susu, pengolahan, pengemasan, hingga strategi pemasaran produk olahan susu. Para peserta mendapat kesempatan langsung untuk bertanya dan mendengar kisah perjuangan para peternak yang sukses membangun usahanya dari skala kecil hingga berkembang.

Keesokan harinya, suasana pagi di Jemowo menjadi lebih menyenangkan ketika para peserta turut menyaksikan langsung proses pemerahan sapi perah. Mereka bahkan ikut membantu dalam proses pengemasan susu hasil perahan ke dalam botol. Melalui pengalaman langsung tersebut, peserta belajar bahwa wirausaha tidak hanya membutuhkan keterampilan dan modal, tetapi juga disiplin, ketekunan, serta inovasi dalam menghadapi tantangan.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Cabang Kota Bengawan, Candra Cahyadi, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan Riding Entrepreneur ini merupakan bentuk nyata dari semangat kemandirian dan pembinaan kader muda. “Kami ingin para pemuda memahami bahwa wirausaha bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi bagaimana menghadirkan kebermanfaatan dan menumbuhkan kemandirian di tengah masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami belajar langsung dari lapangan tentang arti kerja keras dan nilai keberkahan dalam usaha,” ungkapnya.

Selain kegiatan edukatif, Pemuda Muhammadiyah Kobeng juga menggelar aksi sosial berupa pembagian bantuan kebutuhan wanita kepada warga sekitar Desa Jemowo. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian sosial kader muda terhadap masyarakat pedesaan, sekaligus wujud nyata implementasi dakwah bil amal yang senantiasa digaungkan Muhammadiyah. Kegiatan sosial tersebut turut mendapat dukungan dari MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Kota Surakarta dan LAZIZMU Kota surakarta yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan tanggap bencana.

Rangkaian kegiatan Riding Entrepreneur ditutup dengan refleksi bersama dan doa di pagi hari sebelum rombongan kembali ke Surakarta. Kesan positif dirasakan oleh seluruh peserta, yang tidak hanya mendapat pengalaman baru di bidang wirausaha, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan semangat perjuangan sebagai kader Muhammadiyah yang siap berkhidmat bagi umat dan bangsa.

Dengan kegiatan ini, Pemuda Muhammadiyah Kobeng berharap dapat menanamkan nilai-nilai kemandirian ekonomi, solidaritas sosial, serta jiwa kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam di kalangan generasi muda. Sebab, sebagaimana disampaikan oleh Ketua PCPM Kobeng, “Pemuda harus menjadi motor penggerak perubahan bukan hanya berpikir tentang masa depan, tetapi menciptakan masa depan itu sendiri dengan kerja keras dan semangat kolaborasi.”