Kamis, 05 Feb 2026
Suara Kobeng | Aspirasi, Berani dan Aksi
Tanggapi Kebutuhan Darurat, MDMC Solo Kirim Relawan ke Sumatra secara Bertahap
Penulis: Admin
Kemanusiaan - 30 Jan 2026 - Views: 22
image empty

SOLO, – Menanggapi bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo melalui MDMC tergerak untuk turut meringankan beban saudara-saudara yang terdampak. Dalam semangat solidaritas, MDMC Solo telah mengirimkan relawan kemanusiaan secara bertahap sejak awal Desember 2025.

Relawan yang dikirim adalah wujud nyata persatuan dalam Persyarikatan, yang terdiri dari berbagai unsur seperti MDMC, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dan organisasi otonom. Mereka bersatu padu dalam semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR). Ketua MDMC Kota Solo, Teguh Wahyudi, menyampaikan bahwa gelombang pertama diwakili oleh Saudara Rio, yang bergabung dengan tim Alfa MDMC Jawa Tengah untuk bertugas di Tapanuli Selatan. Dukungan berlanjut dengan pemberangkatan dua relawan lagi, Deden Ilham dan Muhammad Nur Taufik, pada pertengahan Desember untuk mengelola data, informasi, dan logistik di lokasi yang sama.

Semangat OMOR kian menguat ketika pada 24 Januari 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta mengirimkan enam tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, dan apoteker. Mereka akan memberikan layanan kesehatan di Kabupaten Aceh Timur hingga pertengahan Februari. Hingga saat ini, telah dua belas putra-putri terbaik dari berbagai elemen Muhammadiyah Solo yang mendedikasikan diri untuk membantu sesama di Sumatra.

Tak hanya mengirimkan tenaga, kepedulian juga diwujudkan dengan mengatasi kebutuhan mendesak korban, yaitu air bersih. MDMC Solo memberangkatkan tim khusus berisi ahli sumur bor dan geologi dengan menggunakan kendaraan serba guna. Perjalanan panjang selama enam hari dari Solo menuju Aceh diwarnai kehangatan; pengurus dan warga Muhammadiyah di sepanjang rute menyambut dengan tulus, memberikan tempat istirahat, hingga memastikan kendaraan mereka dalam kondisi prima.

Teguh Wahyudi menyampaikan rasa syukur dan harapannya. “Semangat OMOR ini benar-benar hidup. Teman-teman yang kami kirim memiliki keahlian yang dibutuhkan di lapangan, dan yang terpenting, mereka membawa hati untuk membantu,” ujarnya. Ia menambahkan, “Sambutan selama perjalanan sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa kehadiran Muhammadiyah, yang hadir sejak dini dan bertahan hingga kini, benar-benar terasa dan membawa manfaat nyata bagi para penyintas.”

Saat ini, tim MDMC Solo dengan penuh semangat tengah menyelesaikan pembuatan sumur bor di Desa Blang Seunoeng, Aceh Timur. Upaya kemanusiaan ini didukung oleh donasi masyarakat. Untuk setiap titik sumur bor yang memberikan akses air bersih, dibutuhkan dukungan dana sebesar Rp15-20 juta. MDMC Solo tetap membuka pintu donasi bagi siapa saja yang ingin turut serta dalam misi memberikan harapan dan bantuan konkret bagi saudara-saudara di Aceh.