Selasa, 22 Sep 2026
Suara Kobeng | Aspirasi, Berani dan Aksi
Kajian Ngeteh PCPM Kota Bengawan: Dari Jamaah Merajut Ukhuwah, Sambil Berbagi untuk NTT
Penulis: admin
PERSYARIKATAN - 20 Sep 2026 - Views: 28
image empty

SOLO — Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan kembali menggelar Kajian Ngeteh: Ngaji Entuk Hikmah dengan mengusung tema “Dari Jamaah Merajut Ukhuwah”, Sabtu (19/9/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami’ Muslimin Kusumodilagan tersebut diikuti oleh banyak jamaah, termasuk kalangan anak-anak muda.

Kajian yang dimulai pukul 19.12 WIB atau ba’da Isya tersebut menghadirkan Ust. Landung Ibrahim, S.Ag., S.H. sebagai pemateri. Dalam kajiannya, Ust. Landung menekankan pentingnya setiap Muslim untuk terus belajar Al-Qur’an, meskipun kemampuan membaca masih terbata-bata dan belum lancar.

Ia menyampaikan bahwa proses belajar membaca Al-Qur’an merupakan bagian penting dari ikhtiar seorang Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, keterbatasan kemampuan membaca seharusnya tidak menjadi alasan untuk berhenti belajar.

Dalam penyampaiannya, Ust. Landung mengutip pesan yang pernah disampaikan Alm. KH Abdul Rauf mengenai orang yang masih “grotal-gratul” atau terbata-bata ketika membaca Al-Qur’an.

“Grotalnya satu, gratulnya satu.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa seseorang yang masih terbata-bata tetapi tetap bersungguh-sungguh belajar membaca Al-Qur’an tetap mendapatkan pahala atas proses belajarnya. Karena itu, jamaah diajak untuk tidak merasa malu ataupun minder untuk terus mengaji dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Selain pentingnya belajar Al-Qur’an, Ust. Landung juga mengingatkan jamaah mengenai pentingnya ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, persaudaraan sesama umat Islam perlu terus dirawat melalui silaturahmi, kepedulian, saling membantu, serta membangun kebersamaan dalam berbagai kegiatan positif.


Kajian Sekaligus Penggalangan Donasi untuk NTT

Kajian Ngeteh malam itu juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Solo turut melakukan penggalangan donasi bagi saudara-saudara di NTT yang terdampak bencana gempa bumi.

Antusiasme jamaah dalam mengikuti kajian sekaligus memberikan dukungan melalui donasi menjadi bagian penting dari semangat ukhuwah yang dibangun dalam kegiatan tersebut. Kajian tidak hanya menjadi ruang untuk menambah wawasan keislaman, tetapi juga menjadi ruang untuk menghadirkan kepedulian nyata bagi mereka yang sedang menghadapi musibah.

Dalam kesempatan tersebut, PCPM Kobeng dan MDMC Solo juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Takmir Masjid Jami’ Muslimin sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi yang telah diberikan.



PCPM Apresiasi Antusiasme Jamaah

Dalam sambutan Ketua PCPM Kota Bengawan Ust. Candra Cahyadi, M.Pd., Gr, yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal PCPM Kota Bengawan Ust. Zainal Maarif, S.Hum, disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada takmir serta seluruh jamaah yang telah memberikan sambutan dan antusiasme terhadap pelaksanaan Kajian Ngeteh.

“Terima kasih kepada Takmir Masjid Jami’ Muslimin dan seluruh jamaah yang telah menyambut Kajian Ngeteh dengan penuh antusias. Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar forum untuk ngaji dan mendapatkan hikmah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, merajut ukhuwah, dan menghadirkan kepedulian. Terlebih malam ini kita bersama-sama membuka ruang kebaikan melalui donasi untuk saudara-saudara kita di NTT yang sedang terdampak bencana gempa,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Kajian Ngeteh dapat terus berkembang dan melahirkan lebih banyak gerakan kebaikan di tengah masyarakat.


Ditutup dengan Kebersamaan 

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika jamaah mendapatkan BAKOB (Bakso Kobeng) secara gratis. Bakso tersebut dibagikan kepada jamaah untuk dinikmati bersama setelah rangkaian kegiatan.

Kehadiran BAKOB tidak sekadar menjadi sajian pelengkap, tetapi turut menciptakan suasana santai dan akrab di antara jamaah. Kajian, silaturahmi, donasi, serta makan bersama menjadi satu rangkaian yang memperkuat semangat “Dari Jamaah Merajut Ukhuwah.”

Melalui Kajian Ngeteh, PCPM Kota Bengawan menunjukkan bahwa ruang dakwah dapat dikemas secara hangat, dekat dengan generasi muda, sekaligus memiliki dampak sosial. Ngaji menghadirkan hikmah, silaturahmi menguatkan ukhuwah, dan kepedulian diwujudkan melalui aksi nyata.